“Jumlah Mereka Besar, Kesempatan Mereka Kecil.”

Siapa Mereka?
Mereka adalah siswa-siswi lulusan SMA dan SMK yang belum memiliki pekerjaan.

Kenapa Mereka?
Karena jumlah mereka sangat besar namun kesempatan mereka untuk mendapatkan pekerjaan sangatlah kecil.

Ada 2,3 juta siswa-siswi dari 26.800 SMA/SMK yang lulus setiap tahunnya, bahkan pada tahun 2013 ini diperkirakan jumlahnya meningkat hingga 3,22 juta lulusan.
Sedangkan lulusan yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hanya kurang dari 20%. Sisanya lebih dari 80% atau lebih dari 1,8 juta lulusan perlu bekerja dan perlu pekerjaan.


“Penyebab Kecilnya Kesempatan Mereka”

Untuk menemukan jawabannya, kami pun melakukan sesi wawancara dengan 150 lulusan SMA/SMK untuk mencari tahu hambatan-hambatan yang mereka alami dalam mencari pekerjaan, berikut hasilnya:

  • Mereka semua mengatakan bahwa mendapatkan pekerjaan sangatlah sulit.
  • Mereka semua juga mengatakan bahwa mereka tidak memiliki kepercayaan diri untuk datang ke Job Fair (Bursa Lowongan Kerja), karena sebagian besar yang datang ke sana adalah siswa-siswi lulusan S1 (atau sarjana)
  • 80% dari mereka, mencari dan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari temannya, dikarenakan rasa ketidakpercayaan mereka akan informasi lowongan kerja yang ada di koran.

Selain itu kami juga melakukan sesi wawancara dengan lebih dari 30 perusahaan, untuk mencari tahu hambatan-hambatan yang ditemukan perusahaan dalam proses perekrutan karyawan, berikut hasilnya:

“Hanya ±10% pelamar kerja yang diterima kerja, Sisanya ±90% ditolak.”

Alasan utama terjadinya penolakan:
1. Penampilan yang kurang rapi/menarik
2. Kemampuan berkomunikasi atau berbicara yang kurang luwes (kaku)
3. Sikap atau perilaku yang tampak kurang serius atau kurang memiliki motivasi untuk bekerja


“Ekspektasi Perusahaan VS Kondisi Nyata Pelamar”

Kesimpulannya adalah:

  • 90% pelamar kerja yang ditolak, tidak siap diterima kerja
  • Ada kesenjangan antara kualifikasi yang diharapkan oleh perusahaan dengan kondisi nyata pelamar kerja.

Hal ini terjadi dikarenakan para pelamar (lulusan) sama sekali tidak memiliki gambaran mengenai dunia kerja dan para pelamar (lulusan) selain tidak memiliki keterampilan untuk masuk dunia kerja, mereka juga tidak siap menjalani wawancara kerja atau proses seleksi penerimaan kerja oleh perusahaan.

Mereka Layak Mendapatkan Kesempatan Lebih Besar!


GERAKAN SOSIAL INDONESIA BERBAKTI

latar

Kami percaya bahwa mereka layak mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan baik.

Oleh karena itu, kami membantu para siswa-siswi lulusan SMA/SMK mendapatkan pekerjaan dengan cara: memberikan pembekalan agar mereka lebih siap diterima kerja dan menjalin kerja dengan Perusahaan Mitra Kerja untuk penempatan.

© 2013. Indonesia Berbakti. Powered by C+One